Tampilkan postingan dengan label perabot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perabot. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Oktober 2009

Bersantai di Kursi Becak






Dari namanya, kursi becak atau yang biasa disebut kursi jenki memiliki kesan unik dan jenaka. Dengan embel-embel “becak”, perabot yang satu ini memang memiliki bentuk seperti kursi yang ditempatkan pada sebuah kendaraan tradisional, becak. Lalu, bayangkan kursi ini hadir memenuhi ruang tamu atau teras rumah Anda.
Bagi mereka yang tak terbiasa naik becak barangkali merasa geli atau jengah membayangkan duduk di kursi ini. Namun untuk Anda yang sudah biasa kemana-mana naik becak, bisa jadi tak menolak duduk bersantai di kursi yang unik ini.
Ada yang menyebutnya kursi becak, namun tak sedikit yang menjuluki kursi jenki. Ya, sebagian masyarakat memang ada yang lebih sreg menyebut nama kursi kedua. Alasannya, bentuk kursi ini agak melenceng dari desain “paten” sebuah kursi yakni dua kaki belakang melengkung keluar. Akibatnya, kursi ini dikenal juga dengan sebutan jenki.
Kata “jenki” sebenarnya plesetan dari kata “yankee” artinya sebutan untuk orang Amerika. Namun, bukan berarti kursi ini berasal dari negara Paman Sam. Maksudnya disini, bentuk kursi ini tergolong unik dan diyakini jauh berbeda dengan kursi-kursi umumnya di Indonesia. Jadilah si kursi becak ini mendapat predikat tambahan, kursi jenki.
Ingin tahu siapa saja yang menjadi penggemar kursi unik ini? Enggak tanggung-tanggung, Presiden pertama RI, Bung Karno! Pria yang juga dikenal negarawan sekaligus orator ulung ini juga piawai mendesain mebel termasuk kursi jenki. Hingga kini, hasil karyanya masih terawat dengan baik di Istana Bogor.
Mengenai bahan pembuatnya, kursi ini dibuat dari kayu jati yang solid. Untuk bagian jok, ada beberapa pilihan bahan yang menjadi jodohnya kursi becak yakni rotan ataupun busa disertai per lentur sehingga tak menyulitkan orang berdiri setelah duduk. Tampilan rotan pada jok akan membuat kursi jenki tampil semakin eksotik namun tetap ergonomis. Selain kayu jati, kursi becak ini juga bisa terbuat dari kayu sonokeling yang berwarna serat hitam.
Bicara soal kursi becak, tak melulu membahas kenyamanan. Apalagi kini banyak orang menggunakan perabot unik karena terkesan penampilannya. Nah, kursi becak mewakili pilihan yang oke untuk dijadikan pemanis interior rumah. Bahkan furnitur yang biasanya hanya digunakan pada rumah tradisional ini sekarang ‘naik pangkat’ dengan menempati rumah-rumah minimalis.
Kursi ini sengaja dibuat dari bahan kayu berkualitas nomor satu karena membutuhkan bentuk presisi yang jelas dan kuat. Untuk itu, potongan kayu jati ini sebaiknya harus benar-benar kering sehingga siap digunakan sehingga selanjutnya dapat dibentuk menjadi perabot.


Dahulu dan Kini
Meskipun bentuknya tradisional, kursi becak mampu menembus perkembangan waktu sehingga kini pun masih banyak orang yang menggunakannya. Bedanya kursi becak pada jaman dulu dan sekarang yakni ada perubahan pada bagian belakang punggung kursi. Kini, bagian belakang kursi becak tak lagi tampak paling menonjol karena dibuat lebih simpel namun tetap ergonomic.
Karena bentuknya yang lebih sederhana, kursi becak bisa diaplikasikan pada berbagai rumah, misalnya rumah minimalis, rumah bergaya alami, dan sebagainya. Oya, kursi ini tetap berkesan gagah sehingga masih terlihat sopan dan elegan untuk dijadikan kursi penerima tamu.


Bagaimana cara menempatkannya?
Kursi becak sejatinya kursi yang telah digunakan oleh banyak orang sejak puluhan tahun lalu. Oleh karena itu, wajar jika Anda kini mendapatkannya di pasar barang bekas, atau gudang dan kursi ini dalam keadaan lusuh, jok rusak, kusam, dan sebagainya.
Jika Anda beruntung, ada variasi kursi becak yang bisa memuat 2-3 orang dan juga kursi becak lipat. Yang terakhir ini bisa digunakan pada ruangan yang mungil karena bisa dilipat saat tidak digunakan dan bisa dipindah-pindah.
Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa memakainya kembali. Bisa saja Anda mengganti jok kursi dengan anyaman rotan yang baru atau bahan lain seperti kulit, kain, dan sebagainya. Jika masih kurang nyaman, Anda juga bisa menambahkan bantal imut di setiap kursi sebagai pengganti jok.
Oya, padukan 2 hingga 4 kursi becak ini dengan sebuah meja cilik berbentuk bundar dan masih dari bahan kayu jati. Pastinya, Anda akan mendapatkan satu set perabot tradisional yang nyaman digunakan dan indah dipandang.


(Ari Dwi Astuti/berbagai sumber)
Foto: dokumen.net

Senin, 28 September 2009

Bersih-Bersih Rumah Setelah Berlebaran

Seiring dengan berlalunya Hari Raya, kini waktunya bagi Anda untuk kembali menjalani aktivitas rutin. Sebelum mulai bekerja dan mengantar anak ke sekolah, sebaiknya Anda mengurus rumah yang terlihat kotor dan berantakan akibat menerima kedatangan banyak tamu selama sepekan lalu.

Anda boleh percaya, boleh tidak, rutinitas membersihkan rumah seperti menyapu, mengepel dan merapikan ruangan bisa dijadikan terapi khususnya wanita. Manfaat yang diperoleh yakni membuat badan dan pikiran menjadi lebih fresh sehingga siap kembali bekerja. Hal ini sudah dibuktikan melalui sebuah penelitian kepada 2000 wanita di Inggris yang didukung penuh oleh Discovery Home and Health.

Nah, kini, sudah siapkah Anda membersihkan rumah demi mendapatkan hunian yang nyaman dan membuat Anda lebih fresh? Kira-kira apa saja yang perlu dibersihkan ya?

- Membersihkan rumah terkesan sepele, namun buat daftar apa saja yang akan dibersihkan sehingga tidak buang waktu dan tenaga Anda. Fokuskan pada ruang tamu, ruang keluarga dan dapur

- Matikan AC/kipas angin, buka pintu dan jendela, buka dan ikatkan korden saat akan mulai membersihkan rumah

- Jika rumah Anda juga dipenuhi dengan aksesori di meja maupun dinding, kumpulkan dulu dalam satu wadah

- Mulailah membersihkan dari arah atas hingga ke bawah bagian rumah. Anda bisa mengawali dengan menyapu langit-langit dan dinding, mengelap jendela dan pintu lalu menyapu lantai. Jika sudah bersih, lap jendela dan pintu dengan kain basah dan pel lantai.

- Khusus untuk membersihkan langit-langit, dinding, atas lemari dan lampu hias, Anda bisa menaiki tangga/bangku sehingga bisa bergerak leluasa dan tidak perlu jinjit.

- Gunakan vacuum cleaner/sapu lidi untuk membersihkan karpet. Atau jika sangat kotor, Anda bisa mencucinya dengan sabun berbahan lembut atau shampoo, lalu gunakan spons lembab untuk membersihkan karpet. Jika sudah bersih dan dijemur hingga kering, gulung karpet (permukaan atas karpet harus berada didalam gulungan). Gunanya untuk mencegah debu melekat kembali.

- Cuci aksesori dengan sabun berbahan lembut sehingga kotoran cepat rontok dan tidak perlu dibilas lama-lama.

- Bersihkan kain penutup sofa (cover). Jika cover dapat dilepas, Anda bisa langsung mencucinya. Namun, apabila cover tak dapat dilepas, bersihkan saja dengan vacuum cleaner. Untuk cover berbahan katun, cuci dengan deterjen dan setrika biar permukaan kain rapi. Sedangkan cover kulit (asli), bersihkan dengan lotion pembersih untuk bahan kulit, lap kering lalu lap basah cover kulit (sintetis).

- Ajak serta buah hati Anda untuk ikut membersihkan rumah. Selain mengajarkan kebersihan dan disiplin, tugas membersihkan rumah menjadi lebih cepat dan menyenangkan.

Setelah rumah bersih, pikiran dan tubuh akan menjadi lebih rileks dan Anda sekeluarga siap beraktivitas kembali.

Benahi Rumah sebelum Hari Raya

Melakukan kegiatan berbenah rumah sudah menjadi kebiasaan menjelang hari raya maupun hari penting lainnya. Bagaimana dengan persiapan di rumah Anda? Apa saja yang Anda lakukan untuk menyambut kemenangan di hari Fitri ini?

Sebenarnya tak perlu membeli perabot mahal atau merenovasi bangunan, karena ada banyak cara membenahi rumah secara hemat. Apa saja yang perlu dibereskan?


* Amati saja keadaan rumah baik yang ada di luar maupun di dalam rumah. Dari obeservasi kecil-kecilan ini, Anda akan mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki. Jika dilihat dari luar rumah, Anda bisa menyadari cat pagar masih bagus/tidak, tanaman di halaman depan perlu dirapikan/tidak, carport masih dalam kondisi bagus/tidak, begitu pula dengan lampu taman, bel rumah, gembok pagar, dan lain-lain. Anda bisa mengecat ulang pagar dan gerbang, mengubah dan mengatur ulang tataan pot-pot tanaman/bunga sehingga tampil beda, memotong rumput liar, dan sebagainya.

* Cek juga kondisi teras depan dan teras belakang (jika ada). Apakah lantai di teras masih dalam kondisi yang bagus atau ada yang retak? Bagaimana dengan kursi dan mejanya, apakah masih enak untuk digunakan dan sedap dipandang? Lampu teras masih berfungsi dengan baik/tidak? Bagaimanapun, teras menjadi pusat perhatian tamu ketika berkunjung. Maka jadikan teras Anda tampak menarik dan tidak kalah apiknya dengan ruang tamu.

* Beralih ke dalam rumah, perhatikan mulai dari bagian peneduh rumah, yakni atap. Masihkah berfungsi dengan aman dan nyaman? Cek juga plafon rumah, apakah masih ada yang bocor atau masih dalam kondisi terawat? Jangan lupa memberi suntikan anti rayap sehingga plafon tahan lama dan tidak mengganggu pemandangan di dalam ruang tamu, ruang keluarga, dan ruangan lainnya.

* Perhatikan juga tembok yang ada di seluruh rumah Anda. Bersihkan langit-langit dinding, jangan sampai terlihat sarang laba-laba atau coretan-coretan dari tangan si kecil. Kalau ingin tampil beda, Anda bisa menambahkan wallpaper simpel seperti motif bunga, garis atau polkadot kecil.

* Bersihkan juga korden, sarung bantal, taplak meja dan lampu hias di ruang tamu. Jika biasanya hanya Anda lakukan setahun sekali, kini bersihkan sekali lagi dan lihatlah korden Anda akan tampak seperti baru. Tidak perlu membeli korden baru, bukan? Anda juga bisa membuat tambahan pada sarung bantal, taplak meja ataupun dekorasi lain sehingga tataan meja dan sofa lebih hidup dan lebih menarik.

* Kini, bagaimana dengan pendingin ruangan seperti AC? Cek saja, apakah masih berfungsi dengan baik dan dinginnya masih bekerja maksimal? Anda bisa memanggil teknisi untuk mengeceknya atau membersihkan sendiri.

* Periksa juga ruangan lainnya seperti kamar mandi. Jika septic tank mulai bermasalah, segeralah perbaiki. Lalu gantilah cat kamar mandi (apalagi jika dinding kamar mandi sudah menjamur dan mengelupas) dengan warna-warna netral seperti putih atau krem. Kesannya, toilet akan terlihat lebih bersih.


(Ari Dwi Astuti/berbagai sumber)
Foto: doc.net

Senin, 24 Agustus 2009

Mencerahkan Ruang Tamu Yang Gelap

Anda memiliki ruang tamu yang gelap alias kurang memiliki cahaya? Pasti ruangan ini tidak memberikan kenyamanan sehingga Anda tidak senang berlama-lama di dalamnya.

Padahal, ruang tamu merupakan ruangan utama yang menjadi tempat Anda menerima tamu, baik kerabat, sanak saudara maupun mereka yang baru pertama kali berkunjung. Maka, sudah saatnya Anda memainkan sisi kreatif menata ruang tamu. Karena dengan trik-trik tertentu, ruangan ini bisa terkesan hangat dan membuat siapapun kerasan.

Kunci melakukan make over ruang tamu ini adalah mengidentifikasi apa saja yang ada di dalamnya lalu saling dipadupadankan sehingga nantinya tampak ada perubahan yang nyata. Ingat perubahan ini hendaknya membuat tampilan ruang tamu menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

- Anda bisa memulai mengosongkan ruangan ini, lalu mengganti cat dindingnya. Pilih warna cat yang cerah dan sesuaikan dengan besar ruangan dan perabot yang telah Anda miliki. Untuk furnitur yang terbuat dari kayu, akan lebih cerah jika ditempatkan di ruangan yang bercat putih, krem, kuning.

- Selain itu, Anda bisa menaruh cermin di salah satu dinding ruang tamu ini. Besarnya cermin bisa disesuaikan dengan ukuran ruang tamu. Jadi, kalau ruangan ini termasuk luas, Anda bisa menempatkan cermin berukuran besar sehingga tampilan ruang tamu akan tampak lebih elegan dan mewah seperti lobi di hotel-hotel. Sebaliknya jika ruangan ini mini, Anda bisa menempatkan cermin yang berukuran mungil saja.

- Fungsi cermin ini akan memantulkan cahaya dari sinar lampu ataupun sinar matahari yang masuk menerobos jendela. Lebih pas lagi, jika di seberang cermin Anda letakkan perabot dari kayu. Sinar yang mengenai furnitur akan membuatnya tampak lebih hidup dan ruangan tak terkesan suram lagi.

- Jika Anda sering memperhatikan pameran-pameran (apa saja), pasti Anda pernah melihat lampu sorot yang turut membantu tampilan benda-benda di pameran tersebut, bukan? Nah, lampu-lampu ini bisa juga Anda gunakan untuk menyorot perabot Anda. Letakkan saja di sisi kanan atas dan kiri atas lemari, lukisan, dan benda-benda lainnya yang perlu mendapat sentuhan sinar lampu. Terpaan sinar lampu sorot ini akan membuat ruang tamu Anda yang gelap menjadi elegan. Hasilnya, Anda dan para tamu kerasan duduk-duduk di ruang tamu yang nyaman ini.

- Bisa juga Anda meletakkan karpet yang berwarna terang sementara tetap mengaplikasikan cat dinding yang berwarna gelap. Ruangan ini tetap berkesan cerah melalui sinar dari lampu yang memantul ke karpet. Dijamin, ruang tamu Anda tetap berkesan hidup, hangat dan mewah.

- Anda sudah bosan dengan perabot lama? Kalau begitu, fokuskan make over pada sofa, coffee table dan buffet. Biarkan dinding ruangan tetap berwarna gelap lalu beli furnitur yang berwarna cerah seperti putih atau krem. Pasti ruang tamu Anda akan tampil lebih fresh. Selamat mencoba!