Tampilkan postingan dengan label si kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label si kecil. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 September 2009

Bersih-Bersih Rumah Setelah Berlebaran

Seiring dengan berlalunya Hari Raya, kini waktunya bagi Anda untuk kembali menjalani aktivitas rutin. Sebelum mulai bekerja dan mengantar anak ke sekolah, sebaiknya Anda mengurus rumah yang terlihat kotor dan berantakan akibat menerima kedatangan banyak tamu selama sepekan lalu.

Anda boleh percaya, boleh tidak, rutinitas membersihkan rumah seperti menyapu, mengepel dan merapikan ruangan bisa dijadikan terapi khususnya wanita. Manfaat yang diperoleh yakni membuat badan dan pikiran menjadi lebih fresh sehingga siap kembali bekerja. Hal ini sudah dibuktikan melalui sebuah penelitian kepada 2000 wanita di Inggris yang didukung penuh oleh Discovery Home and Health.

Nah, kini, sudah siapkah Anda membersihkan rumah demi mendapatkan hunian yang nyaman dan membuat Anda lebih fresh? Kira-kira apa saja yang perlu dibersihkan ya?

- Membersihkan rumah terkesan sepele, namun buat daftar apa saja yang akan dibersihkan sehingga tidak buang waktu dan tenaga Anda. Fokuskan pada ruang tamu, ruang keluarga dan dapur

- Matikan AC/kipas angin, buka pintu dan jendela, buka dan ikatkan korden saat akan mulai membersihkan rumah

- Jika rumah Anda juga dipenuhi dengan aksesori di meja maupun dinding, kumpulkan dulu dalam satu wadah

- Mulailah membersihkan dari arah atas hingga ke bawah bagian rumah. Anda bisa mengawali dengan menyapu langit-langit dan dinding, mengelap jendela dan pintu lalu menyapu lantai. Jika sudah bersih, lap jendela dan pintu dengan kain basah dan pel lantai.

- Khusus untuk membersihkan langit-langit, dinding, atas lemari dan lampu hias, Anda bisa menaiki tangga/bangku sehingga bisa bergerak leluasa dan tidak perlu jinjit.

- Gunakan vacuum cleaner/sapu lidi untuk membersihkan karpet. Atau jika sangat kotor, Anda bisa mencucinya dengan sabun berbahan lembut atau shampoo, lalu gunakan spons lembab untuk membersihkan karpet. Jika sudah bersih dan dijemur hingga kering, gulung karpet (permukaan atas karpet harus berada didalam gulungan). Gunanya untuk mencegah debu melekat kembali.

- Cuci aksesori dengan sabun berbahan lembut sehingga kotoran cepat rontok dan tidak perlu dibilas lama-lama.

- Bersihkan kain penutup sofa (cover). Jika cover dapat dilepas, Anda bisa langsung mencucinya. Namun, apabila cover tak dapat dilepas, bersihkan saja dengan vacuum cleaner. Untuk cover berbahan katun, cuci dengan deterjen dan setrika biar permukaan kain rapi. Sedangkan cover kulit (asli), bersihkan dengan lotion pembersih untuk bahan kulit, lap kering lalu lap basah cover kulit (sintetis).

- Ajak serta buah hati Anda untuk ikut membersihkan rumah. Selain mengajarkan kebersihan dan disiplin, tugas membersihkan rumah menjadi lebih cepat dan menyenangkan.

Setelah rumah bersih, pikiran dan tubuh akan menjadi lebih rileks dan Anda sekeluarga siap beraktivitas kembali.

Jumat, 11 September 2009

Feng Shui untuk Kamar Si Kecil

Ilmu Feng Shui juga bisa diterapkan pada kamar anak. Tujuannya untuk membuat suasana di ruangan ini menjadi nyaman dan menyenangkan sehingga anak bebas berkreasi, bermain, dan istirahat.

Saat hendak menerapkan ilmu Feng Shui ini, Anda sebaiknya dulu mencermati perilaku sang buah hati. Tentunya, setiap anak memiliki sifat dan tabiat yang berbeda, misalnya bisa jadi putra pertama Anda senang bermain dan belajar di kamar sedangkan adiknya lebih suka menonton televisi di kamar.

Kalau sudah begini, tidak mudah menyatukan keduanya berada dalam satu kamar. Karena aktivitas belajar, bermain dan istirahat tidak dapat dilakukan secara bersamaan oleh keduanya.

Lebih baik Anda menata kamar untuk mereka sehingga chi positif dapat mengalir dengan baik di dalam ruangan ini. Supaya Anda tidak kesulitan menerapkan Feng Shui untuk kamar anak, Anda bisa mencoba tips-tips berikut ini:

* Anda bisa memasang perabot dan pernak-pernik yang terbuat dari bahan yang aman dan tidak berujung tajam.
* Lebih baik Anda gunakan barang-barang yang berbahan alami, misalnya tikar dari rotan, lemari dari kayu asli (bukan hasil press dari serbuk kayu), dan sebagainya.
* Buatlah anak Anda nyaman selama berada di dalam kamar maupun ketika keluar. Misalnya, Anda dapat memasang tombol menghidupkan/mematikan lampu di dekat pintu masuk kamar. Selain itu Anda bisa menambahkan ‘kepala’ untuk tempat tidur. Secara tidak langsung, dinding tambahan di dekat kepala anak ini akan membuat si kecil nyaman.
* Biasakan anak untuk mengatur kamarnya sendiri. Ajari buah hati Anda untuk menyimpan mainan, buku, pensil pakaian pada tempatnya. Misalnya, selesai bermain boneka/mobil-mobilan, kumpulkan mainan di rak/boks mainan. Simpan pensil warna dan buku gambar di rak buku dan meja belajar.
* Sebisa mungkin mereka tidak makan minum di kamar. Anak-anak secara tidak sadar suka makan di mana saja, bahkan hingga ke tempat tidur. Remah-remah makanan ini akan membuat kamar kotor dan semut-semut akan mengerumuni lantai. Kalau sudah begini, kamar akan menjadi tidak nyaman.
* Gunakan saja warna-warna yang cerah untuk kamar anak supaya buah hati Anda merasa nyaman berada di dalam kamar ini. Dan hindari warna-warna ‘dingin’ seperti biru dan abu-abu tua yang secara tidak langsung membuat anak tidak nyaman.
* Jika anak Anda termasuk yang lincah, seimbangkan kepribadiannya dengan mengecat kamar dengan beige ataupun oranye muda. Si kecil termasuk anak yang tidak banyak tingkah dan pendiam? Ceriakan pribadinya dengan memilih warna cat kamar seperti oranye ataupun kuning.
* Supaya anak Anda nyaman, pasang korden di kamar ini sehingga ia merasa nyaman ketika tidur. Begitu pula saat bangun tidur, ia tidak langsung silau oleh sinar matahari.
* Libatkan anak-anak Anda ketika hendak menghias kamar. Jadi, Anda mengerti selera mereka untuk kamar yang ditempatinya sekaligus mengajak mereka untuk terbiasa bekerjasama sejak dini.
* Saat menata kamar, bedakan antara kamar anak putra dan putri. Sedari kecil, ajarkan anak-anak untuk mengetahui dan mengerti hobi serta gender mereka. Mulai saja dari hal-hal yang sederhana seperti warna favorit untuk cat dinding, lemari, meja, selimut, dan lain-lain. Bisa juga Anda bantu mereka memilih mainan kesayangan dan pernak-pernik yang mendukung kepribadiannya.
* Jika Anda masih bingung menempatkan perabot, gunakan prinsip-prinsip Feng Shui yang ada didalam kotak bersegi delapan (Ba Gua). Di sini, Anda bisa mendapatkan arah-arah yang tepat untuk memaksimalkan anak saat belajar, bermain, berkreasi dan istirahat.


(Ari Dwi Astuti/berbagai sumber)
Foto : doc.net